Gadai Sertifikat Rumah Perorangan, Bisa cair?

Posted on
cara gadai sertifikat rumah perorangan
cara gadai sertifikat rumah perorangan di rentenir atau non bank

Selayaknya kalau mau gadai sertifikat rumah aman dan terpercaya memang di di perbankan. Sebab memiliki peraturan dan produk yang jelas.  Terlebih, hampir semua bank menerima pinjaman jaminan sertifikat rumah, Tanah, apartemen dan lainnya. Mulai dari bank BRI, Mandiri, BNI, BCA, Cimb niaga, danamon, BTN sampai BPR. Namun, biasanya nih butuh waktu pencairan lama dan suarat yang mungkin ribet bagi kalian yang sedang kepepet butuh uang tunai. Jadi kurang cocok kalau butuh duit cepet cair 1 hari larinya ke bank. Alternatifnya kalian bisa mencari pinjaman non bank seperti Koperasi simpan pinjaman dan pegadaian. Itupun masih ada syarat dan ketentuan, belum tentu proses cepat cair. Lalu gmana ya kalau gadai sertifikat rumah perorangan?

Lebih baik pikirkan kembali jika mencari pinjaman pribadi jaminan sertifikat rumah kalian, apalagi itu rumah satu satunya yang kalian huni. Sebab sangat riskan dengan kecacatan hukum. Kecuali pihak pemberi pinjaman memberikan penjanjian tertulis atau semacamnya. Jadi jika terhadi apa apa dikemudian hari bisa mengacu pada akad/pinjaman tersebut. Disisi lain kalian memilih gadai perorangan mungkin sertifikat rumah atau tanah bukan atas nama sendiri. Mungkin atas nama orang tua baik yang sudah meninggal atau masih ada. Jika demikian mengajukan ke bank agak sedikit sulit, kakrena butuh proses persetujuan pemilik sertifikat. Jika meninggal, harus sudah dalam warisan. Kalau warisan pun harus ada kesepakatan semua hak waris. Nah.. daripada ribet bisa ke perorangan.

baca : Gadai BPKB Mobil Bunga rendah

Resiko Gadai Sertifikat Rumah Perorangan

Hal hal yang kalian perhatikan saat memilih gadai sertifikat rumah perorangan adalah resikonya. Kenapa? Mesti proses cepat cair, bisa bisa pihak peminjam memanfaatkan sertifikat kembali untuk hal lain tanpa kalian ketahui. Misal nih, peminjam menyerahkan sertifikat lalu si pemberi pinjaman itu memberi waktu beberapa hari. Waktu menunggu sebaiknya kalain tanyakan alasannya. Sebab hanya diamnfaatkan pinjam uang ke bank, lalu baru diserahkan ke kalian. Bisa juga kan? Jadi usahakan kalian tahu sumber modal si peminjam tersebut. Minimal ya rentenir atau juragan yang banyak duitnya. Jadi jelas sumber modalnya bukan dari pihak ke tiga, melainkan dananya sendiri.

Dalam peraturan fudisia, gadai sertifikat rumah mendapatkan nominal harga gadai sampai sebesar 80%. Itu pun kalau di perbankan. Kalain di non bank, lebih rendah apalagi ini perorangan mungkin jika ditaksir hanya sebesar 50% harga jaminan. Kan eman eman. Lebih baik menunggu beberapa hari di perbankan. Tapi apa daya jika butuh uang tunai mendadak hari itu juga. Ga apalah asalkan tidak pada sembarang orang. Meski bunga tinggi yang penting terpebuhi. Masalah bunga dipikir keri, atau belakangan. Kalau masalah syarat biasa gak ribet, Cuma ktp, kartu keluarga dan akad (itupun jika rentenir mensyaatkannya) Biasanya ada jaminan, uang ada.

Sangat riskan kehilangan jaminan

Gadai sertifikat rumah perorangan itu memang proses cepat cair, tapi sangat riskan kehilangan jaminan. Kenapa? Bunga tinggi, lebih tinggi dari bank. Ingat rentenir itu kaya lindah darat. Disisi lain nilai pencairan kecil, tidak sebanding dengan harga pasaran jaminan tersebut. Kalau macet enggak kaya di bank, ada toleransi beberapa bulan. Ya kalau rentenirnya baik hati dan suka menolong dan suka senang meminjamkan uang lagi. Kalau enggak, bisa diambil jaminan kalian tanpa pandang bulu. Apalagi rentenir itu bodyguardnya banyak dna badannya besar besar. Walah.. gak bisa lawan deh. Jadi pertimbangkan lagi ya jika mau pinjam uang jaminan sertifikat rumah ke rentenir.